Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair (Poc) Limbah Air Cucian Beras Dan Daun Kelor Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.)

Authors

  • Besse Nurwardani Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Universitas Puangrimaggalatung Author
  • Asrijal Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Universitas Puangrimaggalatung Author
  • Nurcaya Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Universitas Puangrimaggalatung Author

DOI:

https://doi.org/10.0425/2jr59s12

Keywords:

air cucian beras, cabai, daun kelor, pupuk organik cair

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) berbahan limbah air cucian beras dan daun kelor terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakana dengan Rancangan Acak Kelompok, dengan tujuh perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan yang diuji terdiri atas P0 (tanpa POC), P1 (POC air cucian beras dosis 50 ml L⁻¹ air),  P2 (POC air cucian beras dosis 100 ml L⁻¹ air), P3 (POC air cucian beras dosis 150 ml L⁻¹ air), P4 (POC daun kelor dosis 50 ml L⁻¹ air).  P5 (POC daun kelor dosis 100 ml L⁻¹ air). P6 (POC daun kelor dosis 150 ml L⁻¹ air). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang dan lebar daun, jumlah buah per tanaman, serta bobot buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 (POC air cucian beras 50 ml L⁻¹ air) memberikan pengaruh terbaik dan berbeda nyata terhadap seluruh parameter pengamatan, khususnya jumlah buah dan bobot buah per tanaman dengan nilai rata-rata masing-masing 15,25 g dan 15,17 g. Dengan demikian, aplikasi POC air cucian beras pada dosis 50 ml L⁻¹ air direkomendasikan untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman cabai rawit.

Downloads

Published

2026-02-28