Keragaan Komponen Hasil Beberapa Varietas Jagung Hibrida (Zea mays L.) di Kabupaten Wajo

Authors

  • Risma Rahayu Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Arman Ryan Saputra Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Wahyu Reski Nugraha Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Muh Herul Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Andi Andini Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Uswah Trywulan Syah Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Muhammad Adhan Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author

DOI:

https://doi.org/10.0425/8n3bdg53

Keywords:

jagung hibrida, komponen hasil, produktivitas, Varietas, NB Super F1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan karakter hasil beberapa varietas jagung hibrida sehingga diperoleh varietas dengan potensi hasil terbaik. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2026 di Lahan Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan Universitas Puangrimaggalatung, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri atas empat varietas jagung, yaitu Kumala F1, NB Super F1, Negros F1, dan Jantan F1, dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi bobot tongkol dengan kelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, jumlah tanaman saat panen, panjang tongkol, diameter tongkol, jumlah baris biji, dan jumlah biji per baris. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5% apabila terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas jagung memberikan pengaruh sangat nyata terhadap seluruh parameter hasil yang diamati. Varietas NB Super F1 menghasilkan performa terbaik dengan bobot tongkol berkelobot sebesar 1,73 kg, bobot tongkol tanpa kelobot sebesar 1,27 kg, jumlah tanaman saat panen sebanyak 30,67 tanaman, panjang tongkol 21,60 cm, diameter tongkol 43,14 mm, jumlah baris biji 14,80, dan jumlah biji per baris 39,77. Keunggulan tersebut menunjukkan bahwa varietas NB Super F1 memiliki kemampuan genetik yang lebih baik dalam pembentukan komponen hasil dibandingkan varietas lainnya. Dengan demikian, varietas NB Super F1 berpotensi direkomendasikan sebagai varietas unggul untuk meningkatkan produktivitas jagung pada kondisi agroekosistem penelitian.

 

Downloads

Published

2026-06-30