Evaluasi Karakter Agronomi Beberapa Varietas Jagung Hibrida (Zea mays L.)

Authors

  • Tri Wulandari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Taufik Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Ririn Safitri Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Miranda Yulianti Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Rendi Jayadi Saputra Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Aslidyanti Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author
  • Nurcaya Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian Peternakan dan Perikanan, Universitas Puangrimaggatung, Wajo Author

DOI:

https://doi.org/10.0425/68drk412

Keywords:

Jagung Hibrida, Karakter Agronomi, Varietas

Abstract

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas serealia penting di Indonesia yang berperan sebagai sumber pangan, bahan baku industri, dan pakan ternak. Tingginya kebutuhan jagung menuntut adanya upaya peningkatan produktivitas melalui penggunaan varietas hibrida unggul yang memiliki kemampuan adaptasi dan pertumbuhan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakter agronomi beberapa varietas jagung hibrida dan mengidentifikasi varietas yang memiliki performa pertumbuhan terbaik pada kondisi lingkungan penelitian. Penelitian dilaksanakan di Lahan Praktikum Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Puangrimaggalatung, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, pada bulan April hingga Juni 2026. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yang terdiri atas empat varietas jagung hibrida, yaitu Jantan F1, Kumala F1, NB Super F1, dan Negros F1, dengan tiga ulangan sehingga diperoleh 12 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, tinggi letak tongkol, panjang daun, lebar daun, diameter batang, umur berbunga jantan, umur berbunga betina, dan Anthesis Silking Interval (ASI). Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji DMRT taraf 5% pada karakter yang menunjukkan pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang, umur berbunga jantan, dan umur berbunga betina, namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, tinggi letak tongkol, panjang daun, lebar daun, dan ASI. Varietas NB Super F1 menghasilkan diameter batang tertinggi sebesar 20,84 mm, sedangkan Kumala F1 memiliki umur berbunga jantan dan betina tercepat, masing-masing 40,67 HST dan 42,67 HST. Dengan demikian, NB Super F1 unggul pada karakter kekokohan batang, sedangkan Kumala F1 unggul sebagai varietas berumur genjah yang berpotensi mendukung efisiensi waktu produksi.

 

Downloads

Published

2026-06-30