PENANAMAN MANGROVE SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN ABRASI DI PESISIR PANTAI DUSUN WATTI DESA INRELLO KABUPATEN WAJO

Authors

  • Rismawati Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Fatmawati Amang Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Andi Hajerah Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Herianto Umar Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Muh. Rezky Marwah Putra Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Muhammad Rezky HS Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Muh. Rizal Fadli Nurhan Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Helni Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Jihan Sari T Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Andini Ramadhani Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Sitti Fatimah Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Muhammad Kadir Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author
  • Andi Sompa Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan, Universitas Puangrimaggalatung, Wajo Author

Keywords:

abrasi, mangrove, pesisir pantai

Abstract

Penanaman Mangrove di pesisir pantai merupakan salah satu cara untuk meminimalisir terjadinya abrasi. Salah satu daerah yang cukup rentan dengan terjadinya abrasi adalah Dusun Watti yang terletak di Desa Inrello Kecamatan Keera. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masayarakat tentang pentingnya Mangrove dalam mencegah terjadi abrasi, khususnya di Dusun Watti Desa Inrello dan mengasah rasa peduli terhadap keberlangsungan ekosistem yang seimbang sehingga dapat menjadi hutan mangrove yang subur. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah PLA (Participatory Learning and Action) dengan melalui empat tahap. Tahap pertama perencanaan kegiatan penanaman Mangrove, tahap kedua proses kerjasama dengan berbagai pihak yang terlibat, tahap ketiga penanaman Mangrove dan tahap keempat evaluasi. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa KKN Universitas Puangrimaggalatung dan warga sekitar pesisir pantai Dusun Watti Desa Inrello. Evaluasi pada empat sektor yaitu: Context, Input, Proses, and Product. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Desa Inrello dapat memahami dan mengambil manfaat besar yang dimiliki oleh Mangrove serta mencegah  terjadinya abrasi.

Downloads

Published

2026-06-30