Eksplorasi Keanekaragaman Hayati Ekosistem Lamun di Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan

Authors

  • Amelia Putri Amelia Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unversitas Puangrimaggalatung Author
  • Faisaldi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unversitas Puangrimaggalatung Author
  • Siti Nuralifda Awaliah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unversitas Puangrimaggalatung Author
  • Husnul Fatimah Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unversitas Puangrimaggalatung Author
  • Besse Syaria Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unversitas Puangrimaggalatung Author
  • Muh. Subair Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unversitas Puangrimaggalatung Author
  • Rezky Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unversitas Puangrimaggalatung Author
  • Akbar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unversitas Puangrimaggalatung Author
  • Sulfiana Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unversitas Puangrimaggalatung Author
  • Kartika Eka Paksi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unversitas Puangrimaggalatung Author

DOI:

https://doi.org/10.0425/vheskb41

Abstract

Ekosistem lamun memiliki peranan ekologis yang krusial di wilayah pesisir, namun rentan terhadap degradasi akibat aktivitas manusia dan perubahan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan keanekaragaman hayati ekosistem lamun yang meliputi komposisi jenis dan karakteristik morfologinya di kawasan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei lapangan (field survey) serta penentuan lokasi secara purposive sampling melalui observasi langsung dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan pesisir PPLH Puntondo memiliki hamparan padang lamun yang berkembang dengan baik pada substrat pasir hingga pasir berlumpur dengan kondisi perairan yang relatif jernih. Ditemukan tiga spesies lamun di lokasi penelitian, yaitu Enhalus acoroides, Halodule uninervis, dan Halophila ovalis. Setiap spesies menunjukkan adaptasi morfologi yang khas sesuai dengan relung ekologisnya: Halophila ovalis berukuran kecil sebagai spesies pionir, Enhalus acoroides berukuran besar dengan sistem perakaran kuat sebagai penstabil sedimen, dan Halodule uninervis dengan daun sempit bercabang sebagai sumber pakan utama dugong. Kesimpulannya, ekosistem lamun di PPLH Puntondo memiliki keanekaragaman jenis yang baik dan adaptasi morfologi yang fungsional dalam mendukung keseimbangan ekologis lingkungan pesisir.

Downloads

Published

2026-06-30